WELCOME TO MY BLOG..!!!

Kamis, 01 November 2012

BaU MuLUT

  

Bau mulut atau istilah kedokteran giginya adalah halitosis merupakan bau yang timbul akibat proses bakteri di dalam mulut. Komponen utama bakteri yang menyebabkan bau mulut adalah hidrogen sulfida dan merkaptan. Penyebab bau mulut antara lain:

1.    Adanya penyakit jaringan pendukung gigi

2.    Aliran air ludahnya kurang

3.    Tambalan yang tidak tepat

4.    Kumpulan bakteri yang berlebihan di lidah

5.    Gigi tiruan yang tidak bersih

6.    Sisa makanan yang terdapat di saku gusi

7.    Adanya penyakit sistemik

8.    Konsumsi obat tertentu

9.    Gangguan pencernaan

Hal-hal yang anda bisa lakukan untuk mencegah bau mulut adalah :

1.    Melakukan penyikatan gigi dengan teknik yang tepat dan optimal dengan pasta gigi ber-fluor, serta melakukan penyikatan lidah.

2.    Menggunakan agen antibakteri untuk rongga mulut, yaitu obat kumur klorheksidin (namun tidak boleh digunakan dalam waktu yang panjang secara terus-menerus).

3.    Merangsang aliran air ludah dengan cara banyak makan buah yang berserat dan sayuran hijau, banyak mengkonsumsi air mineral, atau dapat menggunakan obat kumur baking soda.

4.    Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis diantara waktu makan utama, untuk mencegah terjadinya gigi berlubang yang dapat menimbulkan bau mulut.

5.    Rutin melakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi di Dokter Gigi.

6.    Memperbaiki tambalan gigi yang tidak baik di Dokter Gigi.

7.    Melakukan penambalan gigi pada gigi yang berlubang.

8.    Mengurangi kebiasaan buruk, misalnya merokok.

9.    Jika anda memiliki penyakit sistemik tertentu atau penyakit gangguan pencernaan, sebaiknya segera konsultasikan ke Dokter Spesialis yang berkompeten, untuk segera dilakukan perawatan.

   Terakhir, anda harus mengurangi makan-makanan yang merangsang timbulnya bau mulut seperti kebiasaan anda ini. Jika memang ingin mengonsumsinya sebaiknya setelah makan makanan yang menimbulkan bau (seperti jengkol dan bawang), anda harus berkumur, menyikat lidah dan menyikat gigi anda, atau dapat mengunyah permen karet xylitol untuk merangsang air ludah.

   Pilihan lain anda dapat mengkonsumsi sayuran hijau, wortel, daun mint, roti tawar, atau minum teh hijau. Sehingga bau mulut akibat makanan tersebut dapat berkurang atau hilang.

Sulit Tidur ???

Cara Agar Cepat Tidur Di Malam Hari - Ada beberapa orang yang sangat mudah tertidur di malam hari. Namun ada sebagian yang merasa kesulitan untuk tidur. Istilahnya di kenal dengan INSOMNIA. Apakah anda salah satunya ??

Hmmhh... susah tidur memang bukan penyakit berbahaya selama tidak terjadi setiap hari, karena semua orang pasti pernah mengalaminya. Penyebabnya bisa terjadi oleh banyak faktor, bisa stress, banyak minum cafein, dsb. Jika anda mengalami gangguan susah tidur, silahkan coba tips berikut ini yang sudah terbukti bisa membuat seseorang tidur lebih cepat :


1). Merapikan tempat tidur
2). Mengatur suhu udara
3). Matikan gadget, ponsel,atau tv
4). Membuat catatan (jurnal)
5). Berhentilah menatap jam dinding
6). Kepalkan jari - jari kaki

JERAWAT`??? Nooooooo......!!!!

   Jerawat boleh dibilang semua orang mempunyai jerawat. Jerawat tidak saja terdapat dibagian muka saja tetapi turut menyerang di bagian bagian lain seperti kepala,bagian dada,bagian badan,dan bahkan di tempat tempat lain.

Ada beberapa macam faktor mengapa jerawat mudah tumbuh antara lain :

1.Faktor Genetika

2.Adanya ketidakseimbangan hormon

3.Adanya produksi kelenjar minyak yang berlebih

4.Karena mengalami alergik terhadap suatu jenis makanan tertentu

Timbulnya jerawat dapat disebabkan beberapa faktor :
Pertama, produksi minyak berlebihan. Produksi minyak yang berlebihan ini menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit
Kedua, Sel kulit mati : karena banyaknya kelenjar minyak yang berlebih dan bercampur dengan sel kulit mati maka akan membentuk penyumbat pada pori-pori wajah yang menjadi bintik hitam atau putih
Ketiga, Bakteri : yang membuat masalah semakin rumit yaitu kadar minyak dikulit berkolaborasi dengan bakteri ( p.acne ) berkembang biak didalam kelenjar sebaceous yang tersumbat dan menimbulkan iritasi pada daerah sekitarnya lalu kemudian pecah dan meradang dan menyebarjan radang ke kulit daerah sekitarnya
 Cara Untuk Menghilangkan Jerawat
  1. minum air yang cukup – jangan sampai kurang, tapi juga hendaknya tidak berlebih. Hal ini sangat baik untuk membantu ginjal sebagai organ pembuang racun
  2. makanlah buah dan sayuran berserat agar memperlancar kinerja defakasi (BAB lancar)
  3. jangan terus menerus memikirkan problem yang diderita. Tetaplah tenang, selalu rileks dan menjauhi stress
  4. mencuci muka dengan air bersih (saya sarankan menggunakan air mineral), karena bisa jadi  air ledeng di rumah mengandung logam berat dan kadar besi yang terlalu tinggi
  5. rutin mencuci handuk, bantal dan helmet. Apabila anda mempunyai model rambut emo-styles namun sayang untuk memangkasnya, maka rajin-rajinlah mencuci rambut
  6. bagi pria yang memakai minyak rambut, sebaiknya dihentikan sementara. Apalagi kalau anda termasuk aktifis lapangan (maksudnya lebih sering berpanas-panas di bawah matahari), untuk menjaga agar keringat dari kulit kepala tidak menetes ke muka.
  7. sering memegang dan memencet paksa sebaiknya dihindari, kecuali menggunakan alat yang tepat (pinset) dan steril
  8. mencuci muka dengan sabun. Rich Amor menyediakan sabun khusus untuk wajah yang berminyak. Namun cucilah wajah 2x/hari. Sabunan yang terlalu sering juga sebaiknya dihindari karena bisa mengurangi kelembaban alami kulit.
  9. menghindari makanan manis dan iodized foods. Juga, kopi serta minuman bersoda sebaiknya dihindari.
  10. teratur melakukan olahraga, akan membantu pembuangan racun melalui keringat. Manfaat lainnya juga bisa meningkatkan kolagen wajah.
    Facial wajah dengan rutin akan proses menghilangkan jerawat
  11. melakukan facial wajah setiap dua minggu.  Memakai produk facial yang memiliki ijin edar Badan POM adalah pilihan yang cerdas. Karena keliru memilih produk facial sebaliknya bisa membuat kondisi wajah menjadi semakin parah. Bila anda ragu untuk facial di salon, mengapa tidak melakukan facial wajah sendiri di rumah? Lebih murah dan menghemat waktu, bukan?
  12. minuman dan makanan herbal seperti habbatussauda serta madu sangat baik untuk dikonsumsi.

Cara alami mengatasi jerawat

Berikut akan disampaikan beberapa langkah sederhana, walaupun sifat dari pengobatan alami umumnya tidak cepat, namun setidaknya bisa meredakan dan mencegah jerawat supaya tidak terus menyebar. Tentunya pola hidup yang telah dibahas di atas juga harus dijadikan sebagai kebiasaan, sehingga apapun cara menghilangkan jerawat yang dilakukan, baik alami ataupun secara klinis bisa berjalan dengan baik.
  1. Ambil daun pepaya yang sudah tua sebanyak 2 atau 3 helai  dan jemur.
  2. Blender daun pepaya, dan peras untuk diambil airnya.
  3. Oleskan sari daun pepaya tersebut pada bagian kulit yang bermasalah.
Selain dengan daun pepaya bisa melakukan juga langkah sebagai berikut:
  1. Cuci lobak secukupnya, kemudian blender atau parut untuk diambil airnya.
  2. Tambahkan sedikit cuka apel kemudian aduk hingga rata.
  3. Oleskan pada bagian yang bermasalah, lalu diamkan hingga kering.
  4. Cuci muka dengan air hingga bersih.

L-I-S-T-E-N

meskipun terasa sulit, tetapi kemampuan menimak ini penting untuk diasah. Karena menyimak sendiri memiliki banyak manfaat antara lain :

1.   Mendengarkan untuk kesenangan merupakan bagian yang paling menyenangkan dari keseluruhan waktu yang kita gunakan untuk mendengarkan. Misalnya, mendengarkan komedi di televisi atau drama, kita mencoba menahan kemampuan kritis kita sehingga kita menikmati apa yang kita dengarkan dengan rileks dan santai.
2.   Mendengarkan untuk mendapat informasi berarti memperoleh beberapa kemampuan baru atau segala sesuatu yang berhubungan dengan beberapa perilaku yang lebih efektif seperti bagaimana menggunakan computer, membuat kurva, atau mempersiapkan jamuan makan. Pada kesempatan lain kita mendengarkan untuk informasi yang kita gunakan dalam memberikan beberapa macam evaluasi, keputusan, dan kritikan.
3.   Mendengarkan untuk menolong yang dalam hal ini berfungsi mambantu orang lain dalam mengatasi masalah. Misalnya saja kita mendengarkan orang mengadu, mendengarkan persoalan pribadi, atau berusaha untuk membuat keputusan. Mungkin saja kita hanya sekedar mendengarkan atau menjadi pendengar dan hanya bersifat pendukung saja, namun demikian proses ini sudah menjadi upaya untuk menolong orang lain. Kemampuan semacam ini sering disebut dengan istilah katarsis.

Fresh ALL day long

sebagai cowok/cewek yang memiliki segudang aktifitas seperti mulai dari sekolah, les dan lain-lain, sudah pasti kita harus dituntut untuk fresh setiap hari.Semua efek buruk itu terkadang bikin kita jadi enggak pede menjalani hari-hari. Supaya bisa tetap segar, ada beberapa hal bisa harus dilakukan antara lain :

1. Biasakan selalu memcuci muka setiap habis beraktifitas diluar ruangan
2. Minum air putih 8 gelas/hari untuk mendapat asupan mineral yang cukup.
3. Perbanyak makan sayur dan buah yang akan menjadi sumber vitamin alami terutama vitamin A,C dan E yang berfungsi sebagi anti0dioksidan untuk menangkal radikal bebas,
4. Usahakan untuk tidur yang cukup, maksimal 8 jam/hari, agar tubuh mendapat kesempatan untuk memperbaiki sel-sel yang rusak / lelah, tertutama sel kulit kita.
5. Olahraga juga dapat membuat kondisi tubuh tetap sehat dan bugar. Setiap bangun pagi, biasakan untuk senam wajah agar otot-otot wajah kita menjadi rileks. Caranya dengan mengeja huru vokal A-I-U-E-O.
6. Pastikan kamu membawa sapu tangan atai tisu.

Rabu, 31 Oktober 2012

Masalah-Masalah pada Masa Remaja


problema remajaFase remaja merupakan masa perkembangan individu yang sangat penting. Harold Alberty (1957) mengemukakan bahwa masa remaja merupakan suatu periode dalam perkembangan yang dijalani seseorang yang terbentang sejak berakhirnya masa kanak-kanak sampai dengan awal masa dewasa. Conger berpendapat bahwa masa remaja merupakan masa yang amat kritis yang mungkin dapat erupakan the best of time and the worst of time.
Kita menemukan berbagai tafsiran dari para ahli tentang masa remaja :
  • Freud menafsirkan masa remaja sebagai suatu masa mencari hidup seksual yang mempunyai bentuk yang definitif.Charlotte Buhler menafsirkan masa remaja sebagai masa kebutuhan isi-mengisi.Spranger memberikan tafsiran masa remaja sebagai masa pertumbuhan dengan perubahan struktur kejiwaan yang fundamental.
  • Hofmann menafsirkan masa remaja sebagai suatu masa pembentukan sikap-sikap terhadap segala sesuatu yang dialami individu.
  • G. Stanley Hall menafsirkan masa remaja sebagai masa storm and drang (badai dan topan).
Para ahli umumnya sepakat bahwa rentangan masa remaja berlangsung dari usia 11-13 tahun sampai dengan 18-20 th (Abin Syamsuddin, 2003). Pada rentangan periode ini terdapat beberapa indikator perbedaan yang signifikan, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Oleh karena itu, para ahli mengklasikasikan masa remaja ini ke dalam dua bagian yaitu: (1) remaja awal (11-13 th s.d. 14-15 th); dan (2) remaja akhir (14-16 th s.d.18-20 th).
Masa remaja ditandai dengan adanya berbagai perubahan, baik secara fisik maupun psikis, yang mungkin saja dapat menimbulkan problema atau masalah tertentu bagi si remaja. pabila tidak disertai dengan upaya pemahaman diri dan pengarahan diri secara tepat, bahkan dapat menjurus pada berbagai tindakan kenakalan remaja dan kriminal. Permasalahan yang mungkin timbul pada masa remaja diantaranya :

Problema berkaitan dengan perkembangan fisik dan motorik.

     Pada masa remaja ditandai dengan adanya pertumbuhan fisik yang cepat. Keadaan fisik pada masa remaja dipandang sebagai suatu hal yang penting, namun ketika keadaan fisik tidak sesuai dengan harapannya (ketidaksesuaian antara body image dengan self picture) dapat menimbulkan rasa tidak puas dan kurang percaya diri. Begitu juga, perkembangan fisik yang tidak proporsional. Kematangan organ reproduksi pada masa remaja membutuhkan upaya pemuasan dan jika tidak terbimbing oleh norma-norma dapat menjurus pada penyimpangan perilaku seksual.

Problema berkaitan dengan perkembangan kognitif dan bahasa.

     Pada masa remaja awal ditandai dengan perkembangan kemampuan intelektual yang pesat. Namun ketika, si remaja tidak mendapatkan kesempatan pengembangan kemampuan intelektual, terutama melalui pendidikan di sekolah, maka boleh jadi potensi intelektualnya tidak akan berkembang optimal. Begitu juga masa remaja, terutama remaja awal merupakan masa terbaik untuk mengenal dan mendalami bahasa asing. Namun dikarenakan keterbatasan kesempatan dan sarana dan pra sarana, menyebabkan si remaja kesulitan untuk menguasai bahasa asing. Tidak bisa dipungkiri, dalam era globalisasi sekarang ini, penguasaan bahasa asing merupakan hal yang penting untuk menunjang kesuksesan hidup dan karier seseorang. Namun dengan adanya hambatan dalam pengembangan ketidakmampuan berbahasa asing tentunya akan sedikit-banyak berpengaruh terhadap kesuksesan hidup dan kariernya. Terhambatnya perkembangan kognitif dan bahasa dapat berakibat pula pada aspek emosional, sosial, dan aspek-aspek perilaku dan kepribadian lainnya.

Problema berkaitan dengan perkembangan perilaku sosial, moralitas dan keagamaan.

     Masa remaja disebut pula sebagai masa social hunger (kehausan sosial), yang ditandai dengan adanya keinginan untuk bergaul dan diterima di lingkungan kelompok sebayanya (peer group). Penolakan dari peer group dapat menimbulkan frustrasi dan menjadikan dia sebagai isolated dan merasa rendah diri. Namun sebaliknya apabila remaja dapat diterima oleh rekan sebayanya dan bahkan menjadi idola tentunya ia akan merasa bangga dan memiliki kehormatan dalam dirinya. Problema perilaku sosial remaja tidak hanya terjadi dengan kelompok sebayanya, namun juga dapat terjadi dengan orang tua dan dewasa lainnya, termasuk dengan guru di sekolah. Hal ini disebabkan pada masa remaja, khususnya remaja awal akan ditandai adanya keinginan yang ambivalen, di satu sisi adanya keinginan untuk melepaskan ketergantungan dan dapat menentukan pilihannya sendiri, namun di sisi lain dia masih membutuhkan orang tua, terutama secara ekonomis. Sejalan dengan pertumbuhan organ reproduksi, hubungan sosial yang dikembangkan pada masa remaja ditandai pula dengan adanya keinginan untuk menjalin hubungan khusus dengan lain jenis dan jika tidak terbimbing dapat menjurus tindakan penyimpangan perilaku sosial dan perilaku seksual. Pada masa remaja juga ditandai dengan adanya keinginan untuk mencoba-coba dan menguji kemapanan norma yang ada, jika tidak terbimbing, mungkin saja akan berkembang menjadi konflik nilai dalam dirinya maupun dengan lingkungannya.

Problema berkaitan dengan perkembangan kepribadian, dan emosional.

     Masa remaja disebut juga masa untuk menemukan identitas diri (self identity). Usaha pencarian identitas pun, banyak dilakukan dengan menunjukkan perilaku coba-coba, perilaku imitasi atau identifikasi. Ketika remaja gagal menemukan identitas dirinya, dia akan mengalami krisis identitas atau identity confusion, sehingga mungkin saja akan terbentuk sistem kepribadian yang bukan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Reaksi-reaksi dan ekspresi emosional yang masih labil dan belum terkendali pada masa remaja dapat berdampak pada kehidupan pribadi maupun sosialnya. Dia menjadi sering merasa tertekan dan bermuram durja atau justru dia menjadi orang yang berperilaku agresif. Pertengkaran dan perkelahian seringkali terjadi akibat dari ketidakstabilan emosinya.
Selain yang telah dipaparkan di atas, tentunya masih banyak problema keremajaan lainnya. Timbulnya problema remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Agar remaja dapat terhindar dari berbagai kesulitan dan problema kiranya diperlukan kearifan dari semua pihak.

Remaja



Remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa.
Remaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa yang berjalan antara umur 12 tahun sampai 21 tahun.

Dilihat dari bahasa inggris "teenager", remaja artinya yakni manusia berusia belasan tahun.Dimana usia tersebut merupakan perkembangan untuk menjadi dewasa. Oleh sebab itu orangtua dan pendidik sebagai bagian masyarakat yang lebih berpengalaman memiliki peranan penting dalam membantu perkembangan remaja menuju kedewasaan. Remaja juga berasal dari kata latin "adolensence" yang berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Istilah adolensence mempunyai arti yang lebih luas lagi yang mencakup kematangan mental, emosial, sosial, dan fisik (Hurlock, 1992). Remaja memiliki tempat di antara anak-anak dan orang tua karena sudah tidak termasuk golongan anak tetapi belum juga berada dalam golongan dewasa atau tua. Seperti yang dikemukakan oleh Calon (dalam Monks, dkk 1994) bahwa masa remaja menunjukkan dengan jelas sifat transisi atau peralihan karena remaja belum memperoleh status dewasa dan tidak lagi memiliki status anak. Menurut Sri Rumini & Siti Sundari (2004: 53) masa remaja adalah peralihan dari masa anak dengan masa dewasa yang mengalami perkembangan semua aspek / fungsi untuk memasuki masa dewasa.Masa remaja berlangsung antara umur 12 tahun sampai dengan 21 tahun bagi wanita dan 13 tahun sampai dengan 22 tahun bagi pria. Sedangkan menurut Zakiah Darajat (1990: 23) remaja adalah: Masa peralihan di antara masa kanak-kanak dan dewasa. Dalam masa ini anak mengalami masa pertumbuhan dan masa perkembangan fisiknya maupun perkembangan psikisnya. Mereka bukanlah anak-anak baik bentuk badan ataupun cara berfikir atau bertindak, tetapi bukan pula orang dewasa yang telah matang. Hal senada diungkapkan oleh Santrock (2003: 26) bahwa remaja (adolescene) diartikan sebagai masa perkembangan transisi antara masa anak dan masa dewasa yang mencakup perubahan biologis, kognitif, dan sosial-emosional. Batasan usia remaja yang umum digunakan oleh para ahli adalah antara 12 hingga 21 tahun.
Rentang waktu usia remaja ini biasanya dibedakan atas tiga, yaitu
  • 12 – 15 tahun
  • masa remaja awal, 15 – 18 tahun
  • masa remaja pertengahan, dan 18 – 21 tahun
  • masa remaja akhir.
Tetapi Monks, Knoers, dan Haditono membedakan masa remaja menjadi empat bagian, yaitu masa pra-remaja 10 – 12 tahun, masa remaja awal 12 – 15 tahun, masa remaja pertengahan 15 – 18 tahun, dan masa remaja akhir 18 – 21 tahun (Deswita, 2006:192) Definisi yang dipaparkan oleh Sri Rumini & Siti Sundari, Zakiah Darajat, dan Santrock tersebut menggambarkan bahwa masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak-anak dengan masa dewasa dengan rentang usia antara 12-22 tahun, dimana pada masa tersebut terjadi proses pematangan baik itu pematangan fisik, maupun psikologis.